Panduan Lengkap Cara Membuat Skripsi

Cara Menyusun Proposal Skripsi yang Disetujui

Komponen proposal skripsi, contoh latar belakang, dan tips agar proposalmu tidak ditolak dospem.

Proposal skripsi = Bab 1, 2, 3 + instrumen penelitian. Outputnya: dokumen yang harus lulus seminar proposal sebelum kamu boleh ngelanjutin penelitian. Halaman ini ngerangkum komponen proposal, contoh latar belakang, dan kesalahan yang sering bikin proposal ditolak.

Proposal yang lulus seminar bukan proposal yang panjang — tapi proposal yang menunjukkan logika penelitianmu jelas: ada gap, ada pertanyaan, ada metode untuk menjawab. Tiga komponen itu yang dospem dan penguji nilai.

Komponen proposal skripsi

Proposal lengkap berisi:

1. Halaman judul + halaman persetujuan

  • Halaman judul: nama, NIM, prodi, tahun, judul lengkap
  • Halaman persetujuan: ditandatangani dospem 1 dan dospem 2 (kalau ada)

2. Bab 1 — Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

3-5 halaman menjelaskan:

  • Konteks umum topik (data sekunder, fakta industri, fenomena terkini)
  • Gap penelitian — apa yang belum dijawab oleh penelitian sebelumnya
  • Urgensi — kenapa penelitian ini penting sekarang
  • Posisi penelitianmu — apa yang akan kamu kontribusikan

1.2 Rumusan Masalah

Pertanyaan penelitian (3-5), spesifik dan operasional. Hindari pertanyaan ambigu.

1.3 Tujuan Penelitian

Sejajar dengan rumusan masalah. Kalau rumusan masalah 3, tujuan juga 3.

1.4 Manfaat Penelitian

  • Manfaat akademik — kontribusi ke teori atau metodologi
  • Manfaat praktis — manfaat untuk industri / lembaga / masyarakat

3. Bab 2 — Tinjauan Pustaka

  • Landasan teori — teori utama (jangan lebih dari 3 teori, fokus)
  • Penelitian terdahulu — minimal 5 jurnal dirangkum dalam tabel
  • Kerangka pemikiran — diagram visual hubungan variabel
  • Hipotesis (kuantitatif) — H1, H2, H3 dengan justifikasi teoritis

4. Bab 3 — Metodologi

  • Pendekatan + jenis penelitian
  • Populasi + sampel + teknik sampling + rumus
  • Variabel + definisi operasional
  • Instrumen penelitian (lampirkan kuesioner / pedoman wawancara di lampiran)
  • Teknik pengumpulan data
  • Teknik analisis data

5. Daftar Pustaka

Minimum 20 referensi untuk proposal (skripsi nanti targetnya 30+). Format APA atau sesuai prodi.

6. Lampiran

  • Kuesioner / pedoman wawancara
  • Surat izin penelitian (kalau sudah ada)
  • Tabel operasionalisasi variabel

Contoh latar belakang yang kuat

Pola umum latar belakang yang lulus seminar:

Paragraf 1 — Konteks luas

Industri skincare di Indonesia tumbuh 12,9% per tahun (Statista, 2024) dengan brand lokal mendominasi 60% pangsa pasar (BPOM, 2024). Pertumbuhan ini dipicu adopsi konten skincare di media sosial, terutama TikTok yang mencatat 4,2 miliar tayangan video #skincare pada 2024.

Paragraf 2 — Fenomena spesifik

Generasi Z (lahir 1997-2012) menjadi konsumen skincare paling aktif di Indonesia, dengan 78% di antaranya pernah membeli skincare berdasarkan rekomendasi influencer TikTok (We Are Social, 2024). Fenomena live streaming commerce di Shopee dan TikTok Shop semakin mempermudah keputusan pembelian impulsif.

Paragraf 3 — Gap penelitian

Penelitian sebelumnya tentang pengaruh influencer marketing terhadap keputusan pembelian sudah banyak dilakukan (Sari, 2022; Pratama, 2023; Wibowo, 2024). Namun, mayoritas penelitian masih fokus pada platform Instagram, sementara pengaruh khusus konten TikTok dan live streaming commerce belum banyak dieksplorasi pada konsumen Generasi Z di Indonesia.

Paragraf 4 — Urgensi + posisi penelitian

Memahami pengaruh kedua variabel ini penting karena: (1) TikTok dan live streaming commerce adalah platform pertumbuhan tercepat di e-commerce Indonesia; (2) Generasi Z akan menjadi konsumen utama dalam 5 tahun ke depan; (3) Brand lokal membutuhkan insight strategi pemasaran yang spesifik untuk segmen ini. Penelitian ini bertujuan mengisi gap tersebut dengan menguji pengaruh kedua variabel pada konsumen Gen Z di Jabodetabek.

Paragraf 5 — Pernyataan judul

Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul "Pengaruh Konten TikTok dan Live Streaming Commerce terhadap Keputusan Pembelian Skincare Lokal pada Konsumen Generasi Z di Jabodetabek".

5 kesalahan yang bikin proposal ditolak

1. Latar belakang lemah / nggak ada gap

❌ "Skincare sangat penting bagi banyak orang. Banyak orang yang menggunakan skincare. Penelitian ini ingin meneliti skincare."

✅ Latar belakang yang kuat: data + tren + gap + urgensi (lihat contoh di atas).

2. Rumusan masalah ngambang

❌ "Bagaimana pengaruh marketing terhadap penjualan?"

✅ "Bagaimana pengaruh konten TikTok terhadap keputusan pembelian skincare lokal pada konsumen Generasi Z di Jabodetabek?"

3. Tinjauan pustaka cuma nempel

❌ Mengutip 10 teori tanpa sintesis. Tiap paragraf berdiri sendiri.

✅ Sintesis yang jelas: teori utama → variabel turunan → kerangka pemikiran → hipotesis.

4. Metode nggak match dengan pertanyaan

❌ Pertanyaan "Bagaimana pengalaman ibu rumah tangga menggunakan layanan online?" → metode pakai survei kuesioner.

✅ Pertanyaan "bagaimana pengalaman" → metode kualitatif (wawancara mendalam).

→ Cek cara memilih metode penelitian yang tepat kalau bingung.

5. Hipotesis tanpa justifikasi teoritis

❌ "H1: Kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kinerja karyawan."

✅ "H1: Berdasarkan teori transformational leadership (Bass, 1985) dan temuan Sari (2022), kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan."

Persiapan seminar proposal

Sebelum hari H

  • Latihan presentasi minimal 3 kali (rekam video, dengar ulang)
  • Antisipasi pertanyaan yang mungkin muncul (lihat list di bawah)
  • Cetak proposal lengkap + slide untuk dosen penguji
  • Siapkan draft kuesioner / pedoman wawancara final

Pertanyaan klasik penguji proposal

  1. "Apa novelty / kebaruan penelitian ini?"
  2. "Kenapa pilih variabel ini, bukan variabel lain?"
  3. "Bagaimana kamu mengoperasionalkan variabel X?"
  4. "Sample 100 itu cukup nggak? Justifikasinya apa?"
  5. "Kalau hipotesis ditolak, apa yang akan kamu lakukan?"

Tips sikap saat seminar

  • Catat pertanyaan + masukan penguji (jangan andalkan ingatan)
  • Boleh setuju, boleh juga argumentasikan dengan sopan kalau punya dasar kuat
  • Akhiri dengan "terima kasih atas masukannya, akan saya pertimbangkan"
  • Setelah selesai, langsung revisi proposal sesuai catatan — jangan tunda

Setelah lulus seminar: apa selanjutnya?

  1. Revisi proposal sesuai masukan penguji (1-2 minggu)
  2. Mengurus surat izin penelitian dari kampus (1 minggu)
  3. Uji etik (kalau penelitiannya melibatkan manusia, terutama Kedokteran/Keperawatan/Psikologi) — 2-4 minggu
  4. Mulai pengumpulan data sesuai rencana

Mau Flapjack review proposal sebelum seminar?

Chat di WhatsApp. Kirim draft Bab 1-3-mu, Flapjack bakal kasih feedback dospem-style: gap penelitian sudah cukup kuat? rumusan masalah sudah operasional? metode match sama pertanyaan? Sebelum seminar bisa di-stress test dulu.

Lihat juga: cara menentukan judul skripsi kalau judulmu masih ditolak, atau pillar panduan skripsi untuk gambaran utuh.